Cara Mengukur Tirai Booth Agar Pas dan Terlihat Profesional
- norenindo
- 5 days ago
- 4 min read

Bagi pemilik booth makanan, bazaar, atau pop-up cafe, tampilan booth sering menjadi hal pertama yang menarik perhatian pengunjung. Booth yang terlihat rapi dan menarik biasanya lebih mudah membuat orang berhenti, melihat menu, dan akhirnya membeli.
Salah satu elemen dekorasi yang cukup populer untuk booth adalah tirai booth. Tirai dapat berfungsi sebagai pembatas ruang, dekorasi, sekaligus identitas visual usaha. Namun agar tirai terlihat rapi dan profesional, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal: ukuran tirai booth.
Jika ukuran tirai terlalu kecil, tampilannya bisa terlihat tanggung. Jika terlalu besar, tirai bisa terlihat berlebihan atau bahkan mengganggu aktivitas di dalam booth. Karena itu penting memahami cara mengukur tirai booth dengan benar sebelum membuat atau membeli tirai divider. Artikel ini akan membantu Anda memahami langkah-langkah pengukuran yang tepat agar tirai booth terlihat pas dan estetik.
Mengapa Ukuran Tirai Booth Penting?

Pada booth usaha, setiap elemen memiliki peran penting dalam membangun tampilan keseluruhan. Tirai yang ukurannya tepat bisa memberikan beberapa manfaat:
membuat booth terlihat lebih rapi
membantu membatasi area kerja dan pelanggan
memperkuat konsep dekorasi booth
meningkatkan daya tarik visual usaha
Sebaliknya, tirai dengan ukuran yang tidak tepat bisa membuat booth terlihat kurang profesional. Dengan memahami ukuran tirai booth yang ideal, Anda bisa memastikan tirai berfungsi dengan baik sekaligus mempercantik tampilan booth.
Ukuran Tirai Booth yang Umum Digunakan

Ukuran tirai booth biasanya menyesuaikan dengan ukuran meja booth, rangka tenda, atau bukaan area yang ingin ditutup.
Berikut beberapa ukuran yang sering digunakan.
1. Tinggi Tirai Booth
Tinggi tirai booth biasanya tidak sampai menyentuh lantai karena kebanyakan booth menggunakan meja sebagai area kerja.
Ukuran yang sering digunakan antara lain:
40 – 60 cm → tirai untuk bagian depan meja
80 – 100 cm → tirai untuk menutup bagian bawah meja
120 – 150 cm → tirai untuk pembatas area dapur kecil
Jika tirai digunakan sebagai dekorasi di bagian atas booth (seperti entrance kecil), tinggi tirai bisa disesuaikan dengan rangka booth.
2. Lebar Tirai Booth
Lebar tirai biasanya mengikuti panjang meja atau rangka booth.
Contoh ukuran yang umum digunakan:
100 – 120 cm → booth kecil
150 – 200 cm → booth bazaar standar
200 – 300 cm → booth besar atau booth festival
Jika menggunakan tirai kain yang digantung, sebaiknya gunakan lebar sekitar 1,5 hingga 2 kali ukuran rangka agar tirai terlihat jatuh dengan natural.
3. Ukuran Tirai Entrance Booth
Beberapa booth menggunakan tirai di bagian depan atau atas untuk memberikan kesan seperti pintu masuk kecil.
Ukuran yang sering digunakan:
tinggi: 40 – 70 cm
lebar: mengikuti lebar rangka booth
Tirai seperti ini sering digunakan pada booth makanan Jepang atau cafe pop-up karena tampilannya unik dan menarik.
Inspirasi Penggunaan Tirai Booth

Tirai booth tidak hanya berfungsi sebagai pembatas ruang. Dengan desain yang tepat, tirai juga bisa membantu meningkatkan daya tarik visual booth.
Berikut beberapa inspirasi penggunaannya.
1. Tirai Depan Meja Booth
Ini adalah penggunaan yang paling umum.
Tirai dipasang di bagian depan meja untuk:
menutup bagian bawah meja
membuat booth terlihat lebih rapi
menyembunyikan peralatan kerja
Motif atau warna tirai biasanya disesuaikan dengan konsep brand.
2. Tirai Entrance Booth
Banyak booth makanan menggunakan tirai kecil di bagian depan atas sebagai dekorasi.
Fungsinya:
menarik perhatian pengunjung
memberi kesan unik pada booth
memperkuat konsep usaha
Tirai seperti ini sering digunakan pada booth street food atau booth makanan Jepang.
3. Tirai Pembatas Area Dapur Booth
Jika booth memiliki area memasak kecil di belakang, tirai bisa digunakan sebagai pembatas antara area pelanggan dan area kerja.
Hal ini membuat booth terlihat lebih rapi sekaligus menjaga tampilan dapur tetap tertutup.
4. Tirai Branding Booth
Beberapa pemilik usaha menggunakan tirai dengan desain khusus seperti:
logo usaha
nama brand
ilustrasi menu
Tirai seperti ini bisa berfungsi sebagai dekorasi sekaligus media branding.
Tips Praktis Mengukur Tirai Booth

Agar tirai booth terlihat pas dan rapi, berikut beberapa tips praktis yang bisa Anda lakukan.
1. Ukur Lebar Booth Terlebih Dahulu
Gunakan meteran untuk mengukur:
lebar meja booth
lebar rangka tenda
area yang ingin ditutup tirai
Ukuran ini akan menjadi dasar untuk menentukan lebar tirai.
2. Tambahkan Lebar Kain
Jika menggunakan tirai kain, sebaiknya tambahkan lebar sekitar 1,5 hingga 2 kali ukuran rangka.
Tujuannya agar tirai terlihat lebih jatuh dan tidak terlalu tegang saat digantung.
3. Tentukan Fungsi Tirai
Ukuran tirai bisa berbeda tergantung fungsinya.
Contohnya:
tirai depan meja → lebih pendek
tirai entrance → ukuran sedang
tirai pembatas dapur → lebih panjang
Dengan menentukan fungsi sejak awal, ukuran tirai bisa disesuaikan dengan lebih tepat.
4. Perhatikan Tinggi Meja Booth
Sebagian besar meja booth memiliki tinggi sekitar 70 – 80 cm.
Jika tirai dipasang di bagian depan meja, sebaiknya panjang tirai sedikit lebih pendek agar tidak menyentuh lantai.
5. Gunakan Sistem Gantungan yang Praktis
Untuk booth bazaar atau event, sebaiknya gunakan sistem gantungan yang mudah dipasang seperti:
tali
ring tirai
rel ringan
Hal ini memudahkan pemasangan dan pembongkaran booth.
Penutup

Tirai booth bukan hanya elemen dekorasi, tetapi juga bagian penting dari tampilan usaha Anda.
Dengan memahami cara mengukur tirai booth yang tepat, Anda bisa memastikan tirai terlihat rapi, proporsional, dan sesuai dengan ukuran booth.
Ukuran yang tepat juga membantu tirai berfungsi dengan baik sebagai pembatas ruang sekaligus dekorasi.
Baik untuk booth makanan, bazaar, maupun pop-up cafe, tirai yang dipilih dengan ukuran yang tepat dapat membuat booth terlihat lebih menarik dan profesional.



Comments